Keterangan 2 Ahli Pada Sidang Vlog Ringankan Ahmad Dhani, Kuasa Hukum Nilai Dakwaannya Menyesatkan

Tribunnews.com – Penasehat hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian mengaku dua ahli yang didatangkan dalam sidang lanjutan vlog ‘idiot’ sangat meringankan pihaknya.

Dua ahli tersebut di antaranya, Abdul Choir Romadhon ahli Hukum Pidana STIH Iblam lalu Teguh Arifiyadi ahli hukum ITE dari Kasubdit Penyidikan dan Penindakan Kementerian Kominfo.

“Dua ahli ini menyatakan dengan tegas, lugas dan berdasarkan sisi akademis keahliannya bahwa memang untuk perkara ini mas Dhani tidak bisa dijerat pasal 27 ayat 3,” tutur Aldwin, Kamis, (28/3/2019).

Masih kata Aldwin, menurut ahli hukum ITE Teguh Arifiyadi, jelas bahwa pasal 27 ayat 3 ini harus merujuk ke pasal 310 dan 311 yaitu harus delik aduan absolut atau orang perorangan.

“Mutlak naturalic person bukan berbadan hukum jadi tidak bisa. Pasal 27 harus terpenuhi dulu KUHP nya yaitu perbuatan menuduh. Dan di sini bukan menghina pada sifat seseorang, itu ranahnya lain pasal 315 penghinaan ringan,” lanjutnya.

Jadi, Aldwin menegaskan bahwa dakwaan tersebut menyesatkan, oleh karena itu pihaknya meminta kepada majelis hakim untuk bersikap adil.

“Saya yakin majelis hakim akan memutuskan seobjektif mungkin mereka memutuskan bahwa tidak selayaknya perkara ini dijerat pasal 27,” tambahnya.

Adapun upaya ke depan, pihaknya akan mengikuti persidangan hingga selesai.

“Kami kan sudah sodorkan ahli yang berkompeten, saya nyatakan ya ahli hukum ITE ini yang merumuskan UU ITE dari pemerintah, selain itu Dhani ini dakwaan tunggal,” tandasnya.

Leave a Reply